gw sedih tahu bahwa Kiai Maman dianiaya oleh orang2 dari FPI. Padahal Kiai Maman baik. Rendah hati. gw kenalnya pada saat Sukur Pesisiran (Cirebon dan Sukabumi). Sebagaimana kia muda lainnya, beliau funky. Dakwahnya gaul. Gw juga akrab dengan beliau. Kadang gw memanggilnya “Ustad Maman”.

tahu dianiaya FPI, gw juga marah. FPI kok seenaknya.

MUI dan FPI setiap harinya ngerjain apa ya? Kesannya, MUI sibuk buat fatwa, FPI sibuk merazia. Kapan ya MUI mengeluarkan fatwa bahwa umat harus rajin bekerja dan beramal, dan FPI lebih banyak melakukan kerja bakti membantu orang miskin. Hingga hari ini, di media massa, kedua lembaga ini lebih banyak berhubungan dengan hal-hal yang dilarang.